Pages

20.4.12

hujan jengah turun di musim kemarau

ia tak keberatan merintik buat bumi tiap hari
hatinya juga menghangat kalau lihat bumi senyum setelah dikecupnya
tapi ia bingung kalau ingin menderas
"ah, kan masih kemarau.. mana pantas aku menderas," pikirnya
lalu ia kembali merintik buat bumi
tinggallah awan yang misuh-misuh, "hujaaaan, ini berat nahan derasnyaaa"
hujan cuma tertawa kecil

ia jengah turun di musim kemarau

0 komentar dari orang baik :):

 
Header Image from Bangbouh @ Flickr